My Desember Time
Terima kasih ya Allah, Engkau masih memberikan aku kepercayaan umur sampai hari ini. Insya allah, aku akan berusaha terus memperbaiki diri dari yang sebelum nya.
My biggest thank’s yang pasti buat alm. ibu saya tercinta. Saya tidak pernah berhenti galau setiap tanggal dibulan ini. Saya galau karena saya merasa sangat kehilangan seorang yang akan mengusap rambut seraya mencium kening dan pipi sambil berucap “selamat ulang tahun ya mbak..”. Nanti malam datang ke dalam mimpi saya ya ‘nek’.. kasih cium, selamat, dan doa buat putrimu yang paling imut dan bawel se-rumah. Bu, saya gak pernah berhenti mencintaimu sampai kapanpun. I love you. MMMmmmmmuuuuuuuaachh…
Terima kasih buat si bapak yang gak pernah absen ngasih ciuman sayang setiap saya ulang tahun. “Mudah-mudah an tahun ini ada kado nya ya pak.. Hehhe”. Terima kasih karena gak pernah berhenti mensupport saya dalam segala hal. Terima kasih karena telah memberikan kepercayaan penuh kepada saya. Insya allah saya akan pegang teguh prinsip2 yang memang sudah seharus nya saya jaga.
Terima kasih juga buat si Jelex atas ucapan nya. Jauh dari rumah kayak nya bikin elo jadi lebih dewasa dan sayang keluarga. Gudboy..
Terima kasih buat semua sahabat, teman, mantan pacar (:p), dan semua pihak berwajib yang sudah memberikan ucapan, mendoakan, apalagi yang memberikan bungkusan (hehe..). Tanpa kalian semua, saya ini hanyalah seorang manusia yang hampa dan gak ada arti nya.
Pokok nya saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalam nya buat semua pihak yang tidak pernah lupa momment di tanggal/bulan ini. Yang ngasih kado mana lagi niiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiih????
-fin-
R
Sedikit pun saya gak akan melupakan semua kata-kata yang anda pernah lemparkan tempo hari. Sengaja saya simpan beberapa “short massage” anda di folder dalam handphone saya. Saya memang bukan tipe orang pendendam. Tapi hanya sekedar pengingat saja kalau saya sudah berjanji untuk menganggap anda NOTHING.
Beberapa saat kemudian saya juga tahu bahwa anda juga memperlakukan hal yang sama terhadap teman-teman saya. Huhh.. Saya semakin tidak respect terhadap anda.
Jika anda menganggap bahwa uang anda bisa menjadi solusi dalam segala hal, sebaiknya anda pulang dan ganti baju anda dengan baju renang lalu pergi ke pantai Ancol dan ceburkan diri anda ke sana. Saya rasa anda adalah tipe orang yang “makruh” alias gak penting-penting amat.
Terima kasih atas kedatangan anda di tempat latihan saya semalam. Setidak nya anda bisa lihat kalau saya punya sesuatu yang jauh lebih berharga dan keren dibandingkan punya anda. Ooops.. Maaf kalau saya terlalu jujur. Jadi anda juga bisa lihat, saya dan mungkin teman saya tidak terlalu membutuhkan anda.
Baiklah, saya rasa cukup. Semoga anda cepat insaf dari ketengilan dan kesombongan anda. Amin.
-fin-
Aku ‘Lebeh’
Bahkan ketika saya jatuh cinta atau merasa sayang terhadap orang lain. Maka saya tidak akan melihat kekurangan nya sebagai suatu cela. Karena sesungguhnya ini adalah suatu tantangan bagi saya untuk bisa menjadi penutup kekurangan dari diri nya.
Tapi saya tidak mau menjadi kucing garong yang mencuri sesuatu yang bukan hak saya. Saya yakin sementara ini, apa yang saya pilih adalah yang paling baik. Kita tidak pernah tahu hari esok. Tidak akan pernah tahu jalan nya takdir.
Doa Untuk Teman Tersayang
“Ya allah, berilah kekuatan buat seorang teman yang aku sayangi. Berilah dia ketenangan hati dan fikiran yang cerah. Bukakanlah matanya agar dia bisa melihat dunia tidak sesempit pemikirannya. Berikanlah dia kekuatan agar bisa menahan keinginannya untuk menggunakan barang2 yang kau haramkan. Berilah dia ketetapan hati untuk istiqomah dalam shalat nya. Dan jauhkan lah dia dari pemikirannya untuk mati konyol.
Ya allah, mohon hilangkanlah kepedihan yang dia rasakan. Berilah dia kesempatan untuk bisa bertemu ibu kandungnya. Berilah dia kesempatan untuk bisa merasakan kasih sayang orang tua. Dan berikanlah dia kesempatan untuk bisa berbakti terhadap keduanya.
Ya allah, mohon jauhkan dia dari segala musibah. Dari segala godaan-godaan yang mungkin dia tidak bisa hadapi. Jauhkan dia dari teman-temannya yang membawa pengaruh buruk bagi nya. Berikanlah dia kekuatan untuk dapat menolak segala godaan setan yang mengajaknya ke hal-hal yang tidak baik.
Ya allah, sesungguhnya hanya engkaulah dzat yang dapat membolak-balikan hati manusia. Mohon berikan lah pencerahan dan hidayah kepada nya. Sebab hanya kepadaMu lah aku berserah. Amin.”
Apalah
Seperti bayangan diri sendiri
Menempel tak mau pergi
Pergi kesana kesini
Dia tetap mengikuti
Tidak bisa lari
Apalagi sembunyi
Jangankan ditempat ramai
Dia juga ada ditempat sepi
Aku bosan!
Aku super bosan!
Aku seperti terkerangkeng dalam ketidaktegaan
Kadang aku marah!
Tapi aku selalu dibuatnya kalah!
Bagaimana ini?
Bernafas saja aku sulit
Ada apa ini?
Pikiran negatif ini selalu menghimpit
Hai.. Tolonglah
Aku butuh ruang celah
Betapa aku lelah
Aku ingin berontak
Seraya menghentak dan berteriak
-yudd-
Hhhhhh….
Aku bergelantungan diantara tali yang hampir putus
Tadi nya aku hanya ingin lewat dan mampir sebentar
Tapi aku terpaksa berhenti mungkin untuk beberapa saat
Mungkin aku akan jadi orang yang sok tahu
Merasa sepertinya aku bisa perbaiki nya
Tapi coba saja beri aku kesempatan
Mungkin akan berhasil
Tapi kenapa aku merasa ada sesuatu yang mengganjal
Apa iya harus aku?
Padahal ada orang yang lebih berhak dan berkewajiban
Ia tidak tahu atau tidak peduli
Ah, tapi sepertinya tidak tahu
Aku bingung
Aku ingin memperbaikinya
Tapi aku juga takut terjatuh kedalam lubang yang lebih dalam
Atau aku sampaikan saja kepadanya
Kalau tali nya rapuh dan hampir putus?
-yudd-
My Very Best Friend was “Skab”
Mulai dari mana?
Sebenarnya saya juga belum terlalu mengenal nya. Saya hanya berkenalan melalui jejaring sosial, Facebook. Karena tempat ia bekerja tidak jauh dari rumah saya, akhirnya saya memutuskan untuk copy darat dengannya dan beberapa teman Facebook lainnya.
Namanya Untung. Orang nya asik dan saya tertarik dengan nya karena dia banyak tahu lagu-lagu, dari yang ‘jadul’ sampai masa kini. Selama saya kenal dengan Untung, saya menilai dia hampir sama dengan teman-teman “hitam” saya yang lain. Sangat bersahabat dengan skab & minuman beralkohol.
Sebenar nya sih, saya tidak mempermasalahkan. Setiap orang bebas memilih gaya hidup nya masing-masing. Tapi tidak setelah tadi malam. Untung menceritakan kecintaan atau mungkin ketergantungan nya itu terhadap skab dkk nya. Kembali empati saya dipermainkan disini.
Untung berasal dari keluarga yang super broken. Orang tua nya pisah sewaktu dia beranjak remaja. Dan saat itu juga, dia tahu bahwa ternyata orang yang selama ini membesarkan nya adalah bukan orang tua kandung nya. Untung yang jiwanya masih sangat labil akhir nya lebih memilih hidup dijalan sebagai punkers setelah lulus STM. Semasa ia menjadi punkers, ia bertemu Bayu. Seorang punkers senior yang sering mengajaknya minum dan “nyetreet” bersama.
Untung masih berusaha untuk menemukan ayah kandung nya. Melalui sang nenek, Untung pun mengetahui ayah nya. Pagi hari ia datang kerumah sang ayah. Ia ucapkan salam dan menunggu di depan rumah ayahnya. Tapi ayah nya tidak juga datang membuka pintu hingga larut malam. Padahal Untung tahu kalau ayah nya ada dirumah.
Berkat bujukan ibunya, Untung pulang untuk berlebaran dengan sanak saudara. Walaupun ini adalah hal yang paling memuakkan bagi nya. Ia masih datang dan berusaha menemui ayah nya lagi. Sampai di rumah ayah nya, ia bertemu Bayu. Seorang punkers senior yang memang sudah kenal dekat dengan Untung. Mereka berbincang-bincang dan dari situ Untung mengetahui bahwa Bayu adalah kakak kandung nya sendiri. Tapi ternyata kedatangan Untung sangat tidak diharapkan ayah nya. Ia diusir dan melarang nya untuk kembali lagi dihadapan sang ayah.
Semenjak itu Untung menjadi seorang yang anti sosial. Apalagi terhadap saudara-saudaranya. Karena Untung merasa mereka seolah-olah menutup mata setiap ia berusaha mencari tahu kebenaran tentang keluarganya.
Untung merasa bahwa dirinya seperti tidak ada artinya. Seperti judul lagu Nirvana.. “I hate my self, and I want to die”. Walaupun sekarang Untung sudah tidak pakaw lagi, tapi ia masih merasa bahwa hanya skab lah teman terbaik nya. Dia juga sering mengkonsumsi antibiotik dan obat generik secara berlebihan dan tanpa resep.
Saya tatap matanya saat ia bercerita. Entah mengapa saya merasakan luka yang dalam pada diri Untung. Walaupun ia sering tertawa ketika berbicara dengan saya, tapi saya tahu ia hanya berusaha mengalihkan pikiran dari keluarganya.
Betapa ingin saya merubah Untung menjadi lebih baik. Setidaknya dia harus merubah jalan pikiran nya kalau hidup nya hanya sia-sia.
Seketika saya berkaca terhadap apa yang belakangan ini saya rasakan. Ternyata tuhan membukakan pikiran saya, bahwa apa yang saya rasakan dalam hidup saya masih lebih baik daripada Untung. Setidaknya ayah saya sangat sayang dan peduli terhadap saya dan adik saya.
Hanya saja saya sependapat dengan Untung tentang sikap apatis terhadap saudara. Karena terkadang saudarapun tidak lebih baik daripada orang yang hanya kita anggap sebagai teman.
Go better boy. I know you can.. Semua pasti ada jalan nya selama ada niat dan usaha. Ganbate!!
-yudd-
ANJING!! ANJING!! ANJING!!..
Hari ini saya dapat satu bukti lagi kalau saudara bisa jadi orang yang paling FUCK! dibandingin orang nya cuma disebut teman. Terima kasih!!!
Never Enough or Never Thankful
TAI lah!!!
Kali ini saya dibuat speechless dengan curhatan teman saya. Saya betul-betul tidak tahu harus berucap apa? Apalagi berbuat apa? Saya masih tidak percaya dengan apa yang teman saya lakukan terhadap pacarnya. Tega!
Dasar manusia! Tidak pernah merasa cukup atas apa yang sudah dimilikinya. Atau ia tidak pernah bersyukur atas apa yang sudah ia dapat.
Sekarang keadaan nya semakin sulit. Buat kedua nya. Karena sekarang keduanya menuntut tanggung jawab yang sama atas apa yang teman saya sudah perbuat.
Saya merasa bersalah! Saya merasa marah! Sedih! Bingung! Sakit! Seolah-olah ini terjadi kepada saya.
Ini pasti sulit! Semoga mereka menemukan jalan keluar yang paling baik. Untuk keduanya. Untuk kedua keluarganya. . Amin..